Anak Anjing Berwajah Manusia

Saturday, February 22, 2014

GUBHUG REYOTT™ | Anak Anjing Berwajah Manusia,Dibawah ini adalah foto dari seekor anak anjing yang lahir dengan wajah berbentuk manusia. Anak anjing ini lahir di Umbauba, Sergipe, Brazil. Sebenarnya apabila dilihat dengan seksama, anak anjing ini lebih mirip seekor babi dibanding manusia.

Beberapa mengatakan bahwa hal ini mungkin diakibatkan cacat yang dibawa anjing ini. Dan teori yang lain mengatakan bahwa anak anjing tersebut keracunan air ketuban induknya sehingga tubuh dan wajahnya mengalami anomali.

Atau....memang suatu peristiwa mistik...who knows ??

Poor little guy...







(world wonderland)

Domba Di Cina Melahirkan Seekor Anjing

GUBHUG REYOTT™ | Seekor domba di Cina melahirkan seekor "anjing"
Sesuatu yang aneh terjadi Cina. Menurut para peneliti, hewan dengan spesies yang berbeda tidak akan bisa dikawinkan. Namun di Cina, ada seekor domba yang melahirkan seekor "anjing", atau paling tidak anak domba yang sangat mirip dengan anjing. Bisakah kalian memperkirakan apa yang sedang terjadi?

Ada banyak serigala berbulu domba, tetapi hanya ada satu anjing berbulu domba.

Bagi Liu naiying, kelahiran domba ini adalah sebuah mukjizat. Mr.Liu percaya kalau dombanya memang telah melahirkan seekor anjing.

Hewan yang terlihat seperti "anak anjing" itu memiliki bulu seperti domba, namun hidung, mulut, mata, telapak kaki dan ekornya sangat mirip dengan seekor anjing. Bahkan "anak anjing" itu bermain seperti seekor anjing.

Kelahiran yang aneh ini telah membuat ribuan orang berbondong-bondong datang ke pertaniannya di propinsi Shanxi untuk melihat dengan mata kepala sendiri.


Mr.Liu mengatakan kalau ia menemukan bayi hewan itu beberapa saat setelah dilahirkan.

Menurut Mr.Liu: "Saya sedang menggembalakan domba-domba ketika saya melihat seekor diantaranya sedang menjilati bayinya yang baru lahir di rerumputan. Anak domba itu masih terlihat basah."

"Ketika saya mendekati untuk melihatnya, saya sangat terkejut karena anak domba itu terlihat sangat aneh, seperti persilangan antara seekor domba dengan anjing."

"Saya menjadi sangat ketakutan karena saya telah memelihara domba selama 20 tahun dan belum pernah melihat hewan semacam ini."

Yue GuoZhang, seorang peneliti dari pusat penelitian hewan di kota Xi'an mengatakan kalau domba dan anjing adalah dua spesies yang berbeda.

"Sangat tidak mungkin seekor domba bisa hamil dan melahirkan seekor anjing." Katanya. "Menurut saya hewan itu hanyalah seekor domba yang tidak biasa."

Terima kasih atas pencerahannya Mr.Yue.

Kalau begitu, apa yang sesungguhnya terjadi?

Apakah domba itu telah melakukan hubungan terlarang dengan anjing Mr.Liu?

Ataukah sang induk domba itu jatuh cinta dengan pudel tetangga sehingga ia menginginkan anak yang menyerupai anjing itu? Bukankah apa yang kita pikirkan dengan sungguh-sungguh bisa terjadi?

Just kidding.

Paling tidak, kita bisa menyebut peristiwa ini sebagai mukjizat yang menyenangkan.

(dailymail.co.uk)

Di Temukan Ular Berkaki Di Cina

GUBHUG REYOTT™ | Ular berkaki ditemukan di Cina,14 September 2009, Mrs Dean Qiongxiu, 66 tahun menemukan seekor ular sedang bergelantungan di dinding kamar tidurnya pada tengah malam buta. Anehnya ular ini bergelantungan dengan menggunakan cakar kakinya.

"Aku terbangun dan mendengar suara aneh seperti suara garukan. Aku menyalakan lampu dan melihat monster ini sedang merayap di dinding dengan kakinya," Kata Mrs Duan yang berasal dari Suining, Cina Selatan.


Mrs Duan berkata bahwa ia begitu ketakutannya sehingga secara reflek ia mengambil sepatunya dan memukul ular itu hingga mati. Lalu ia mengambil bangkainya dan mengawetkannya di dalam sebuah botol.

Ular sepanjang 16 inci itu juga memiliki jari-jari kecil. Saat ini, makhluk itu sedang diteliti oleh Life Sciences Department di China West Normal University di Nanchang.

Seorang ahli ular bernama Long Shuai ketika dimintai pendapatnya mengatakan: "Ini sangat mengejutkan, namun kami tidak akan mengetahui penyebab keanehan ini sebelum mengadakan otopsi."

Mutasi genetika yang umumnya terjadi pada ular adalah tumbuhnya kepala kedua yang muncul dengan proses yang sama seperti kembar siam pada manusia. | Disalin GUBHUG REYOTT™ | Dari Berbagai Sumber .

(telegraph.co.uk)

Buaya Monster Normanton Tertangkap Kamera

Friday, February 21, 2014

GUBHUG REYOTT™ | Buaya Monster Normanton Tertangkap Kamera - diperkirakan memiliki panjang 8 meterLebih dari setengah abad yang lalu, seekor buaya terbesar di dunia yang memiliki panjang hingga 8,64 meter ditemukan dan ditembak mati di Normanton, Queensland, Australia. Sejak saat itu, tidak pernah ada buaya sebesar itu pernah ditemukan lagi dimanapun di dunia. Tetapi, semuanya mungkin akan segera berubah.

Minggu ini, Normanton, sebuah kota teluk kecil di Queensland dihebohkan dengan sebuah berita yang cukup mengerikan. Di sungai Norman yang mengaliri kota itu, diperkirakan hidup seekor buaya yang panjangnya mencapai hingga 8 meter. Jika ini benar, maka ini adalah buaya terbesar yang pernah ditemukan pada zaman modern ini.

Berita ini pertama kali datang dari seorang pendeta lokal bernama Elton Thompson. Ia mengakui kalau ia memang belum pernah melihat hewan monster itu, namun ia memiliki bukti berupa foto jejak makhluk raksasa itu.

Pendeta Thompson mengambil foto itu minggu sebelumnya di tepi sungai Norman sekitar 1 kilometer dari pusat kota Normanton. Ia juga mengukur besar jejak tapak itu.

Lebar tapak kakinya 25 centimeter dan sebagian jejak itu melesak ke dalam tanah hingga 2,5 centimeter.



Jarak antara dua kaki belakangnya adalah 1 meter.


Dengan melihat kepada ukuran jejak ini, buaya tersebut kemungkinan bisa memiliki ukuran hingga 8 meter. Katanya:
"Beberapa orang pernah melihat buaya itu di sungai. Semuanya mengatakan kalau ukurannya kurang lebih seperti itu atau lebih besar. Mereka menyebutnya buaya terbesar yang pernah dilihat."
Banyak orang menganggap sepi peringatan Pendeta Thompson. Namun, tidak berapa lama setelah itu, seorang nelayan bernama Clint Spry berhasil mendapatkan foto yang menunjukkan seekor buaya raksasa di sungai Norman. Spry percaya kalau buaya itu memang memiliki ukuran seperti yang diperkirakan oleh pendeta Thompson.


Menurut Spry, buaya itu memiliki ekor yang sama panjangnya dengan perahu yang dinaikinya, yaitu sekitar 3,8 meter.

Penemuan pendeta Thompson dan foto yang diambil Spry segera menyebar lewat media-media lokal dan warga Normanton pun berdebat mengenai ukuran buaya itu.

Beberapa warga tidak mempercayainya. Tetapi bagi yang lain, buaya sebesar itu bukan hal yang aneh. Apalagi mengingat sejarah kota tersebut.

Kota Normanton pernah menjadi sangat terkenal di seluruh dunia karena pada tahun 1957, seekor buaya sepanjang 8,64 meter ditembak mati oleh seorang pemburu. Buaya tersebut, yang kemudian diberi nama Krys, memecahkan rekor dunia karena sebelumnya dan bahkan hingga sekarang tidak pernah ada buaya sebesar itu pernah ditemukan.


Buaya raksasa itu ditembak mati oleh seorang perempuan bernama Krystina Pawlowski di teluk Carpentaria. Karena reputasinya yang membunuh buaya itu hanya dengan satu tembakan, Krystina mendapatkan julukan "One shot Krys".

Walaupun seorang wanita, Krystina adalah pemburu buaya profesional. Sepanjang karirnya sebagai pemburu, ia telah menembak mati 5.000 buaya dan hanya gagal membunuh 3 buaya.


Pada tahun 1965, ia berhenti menjadi pemburu buaya dan berkonsentrasi pada penelitian dan konservasi makhluk itu.

Saat ini, replika buaya yang dibunuh Krys masih dapat ditemukan di kota Normanton.


Lihatlah betapa besar ukurannya.

Sebagian warga lokal percaya kalau buaya sebesar Krys masih bisa ditemukan di kota itu. Pada tahun 1970an, Queensland melarang perburuan buaya untuk tujuan komersil. Sejak saat itu, sepertinya ukuran buaya menjadi semakin besar.

Terry Cummings, salah seorang warga, percaya kalau buaya berukuran 8 meter masih ada dan berkeliaran di kota itu.

"Saya sudah tinggal di kota ini sejak tahun 1950an dan melihat dengan mata kepala sendiri. Buaya-buaya itu memang berukuran besar." Katanya.

Herbie Harold, 52 tahun, yang pertama kali menemukan jejak buaya tersebut dan yang kemudian memberitahukannya kepada pendeta Thompson, mengatakan kalau ia pernah melihat buaya raksasa di sungai Norman. Ia juga percaya kalau seekor monster buaya berukuran besar ada dan berkeliaran di kota itu.

Bagi kota teluk seperti Normanton, buaya adalah pemandangan biasa sehingga sudah tidak menakutkan lagi bagi warga lokal. Namun, mungkin semuanya akan berubah jika seekor buaya berukuran 8 meter kembali muncul dan membuat keributan.

(couriermail.com.au, news.com.au)

Babi liar raksasa ditembak mati di Australia

GUBHUG REYOTT™ | Babi liar raksasa ditembak mati di Australia
30 Mei 2009, Teka-teki foto yang menunjukkan seorang pria dengan babi liar raksasa mulai menunjukkan titik terang. Sumber yang terpercaya mengatakan bahwa babi liar raksasa itu ditembak mati di Peternakan Pilbara, Australia tiga tahun sebelumnya oleh seorang peternak bernama John Anick. Mungkin sukar dipercaya, namun babi itu ditembak mati setelah terlihat sedang memakan seekor sapi.


Ketika pertama kali foto diatas muncul di internet dengan deskripsi yang bermacam-macam, banyak orang menganggap foto itu adalah sebuah rekayasa, termasuk Departemen lingkungan dan konservasi Australia. Perdebatan semakin memanas ketika situs berita PerthNow turut mempublikasikannya dalam situs mereka.

Namun semuanya menjadi jelas ketika harian The Sunday Times mengkonfirmasi bahwa babi raksasa itu ditembak dekat peternakan Pilbara dekat Newman, 1200 km timur laut Perth. Seorang kerabat dari pria yang ada di foto diatas mengkonfirmasikan bahwa pria itu bernama John Anick, seorang peternak dari Pilbara, dan foto itu diambil di propertinya tiga tahun yang lalu. Sebelumnya, keluarga Anick menolak untuk berbicara mengenai babi raksasa itu karena kuatir pemburu babi liar akan membanjiri wilayah itu.

Sebuah sumber lain mengatakan bahwa babi itu memiliki berat 220 kg dan terlihat sedang memakan seekor sapi oleh petugas pengamat ternak dari atas helikopter. Mr Anick melihatnya kembali ketika sedang mengecek kincir angin di propertinya dan segera menembak mati babi itu.

"Saya yakin 100 persen bahwa foto itu diambil di Pilbara dan pria di dalam foto itu adalah pria yang saya sebut sebelumnya." Kata sumber itu.

Namun Departemen Lingkungan dan Konservasi masih menolak keaslian foto tersebut. Nigel Higgs, salah seorang pejabat di departemen itu mengatakan :"Memang ada beberapa babi di wilayah sungai De Grey, sebelah timur Pelabuhan Hedland dan beberapa babi memang berubah menjadi liar dekat sungai Savory, 200 km sebelah timur Newman, namun mereka adalah babi kecil berwarna merah jambu."

Walaupun telah mendapat tanggapan negatif dari departemen itu, beberapa sumber tetap mengkonfirmasi keaslian foto itu. Seorang sumber di Perth mengklaim telah meng-scan foto asli itu ke komputer. Sebuah situs yang mengkhususkan diri menyingkap rekayasa foto bernama Hoax-Slayer.com dalam artikelnya di Januari 2007 juga menyatakan bahwa foto itu asli dan diambil di Pilbara.

Diperkirakan ada 23 juta ekor babi liar di seluruh Australia, terutama paling banyak di New South Wales, Queensland dan wilayah Northern Territory.

Baca juga. Anakonda terbesar di dunia

(dailytelegraph.com.au)


Benarkah Anaconda Terbesar di Dunia Ditemukan

GUBHUG REYOTT™ | Anaconda terbesar di dunia ditemukan di Amazon
Kedengarannya seperti salah satu episode dari film petualangan Indiana Jones. Setelah 23 tahun melakukan penelitian terhadap kebudayaan kuno yang berumur 3000 tahun di tiga benua dengan menggunakan bantuan citra satelit, seorang ayah dan anak melakukan perjalanan luar biasa jauh ke dalam belantara hutan Amazon untuk mengkonfirmasi teori mereka bahwa ada Anaconda Raksasa yang jauh lebih besar dari yang pernah dikenal hidup di hutan ini. Mereka menemukannya, bahkan memotretnya.



Mike Warner (73) dan anaknya Greg (44) menemukan seekor ular yang disebut memiliki panjang 40 meter dengan diameter badan 2 meter. Ular ini telah mengkerdilkan seluruh ular raksasa yang pernah dikenal selama ini.

Warna tubuh anaconda ini bukan hijau melainkan coklat gelap dan dikenal oleh penduduk lokal dengan sebutan "Boa Hitam" atau "Yacumama". "Yacumama diterjemahkan sebagai "Ibu Perairan", lewiatan-nya hutan belantara, dan keberadaan ular ini telah dikonfirmasikan oleh sejarah dan kebudayaan masyarakat Amazon.

Mike, yang buta sebelah telah menghabiskan 23 tahun meneliti keberadaan makhluk ini, namun baru 6 bulan yang lalu ia mendapat semangat tambahan ketika anaknya menemukan dokumen-dokumen penelitiannya dan memutuskan untuk bergabung dengan penelitian luar biasa ini. Mike yang telah menabung seumur hidupnya untuk ekspedisi ini segera pergi ke Amazon bersama Greg dalam sebuah tim kecil.

Penduduk lokal yang diwawancarai mengatakan bahwa apabila ular itu berenang, air sungai akan berguncang hebat dan ular itu dapat menerkam seekor monyet yang sedang berada di pohon secepat kilat. Mereka kemudian mengambil lebih dari 700 foto dan 5 jam rekaman video. Setelah itu mereka melakukan perjalanan pulang untuk meneliti foto-foto tersebut.

"Data yang kami kumpulkan sangat luar biasa. Kami menemukan banyak jalur-jalur yang tercipta ketika ular ini bergerak. Kami melihat pohon-pohon setinggi 90 kaki rubuh akibat dilewati ular ini. Dan yang terpenting, kami berhasil mengambil foto salah satu makhluk ini ketika ia sedang bergerak di air." Kata Greg.

Tim mereka menghabiskan 12 hari di hutan belantara pada Maret 2009 dan mengumumkan penemuan mereka pada 2 Mei 2009.

Laporan mengenai adanya ular raksasa anaconda dapat dilacak kebelakang hingga tahun 1906 ketika kolonel Percy Fawcett yang diutus Royal Geographical Society untuk membuat peta hutan Amazon menemukan jejak anakonda selebar 6 kaki, atau sekitar 1,8 meter. Dan menurut Greg, catatan kolonel Fawcett telah membantu ia menemukan ular raksasa itu.

Greg mengatakan,"Pahlawan sesungguhnya adalah ayahku. Ia menghabiskan 23 tahun untuk meneliti keberadaan ular ini dan bertekad untuk berhasil ketika orang lain telah putus asa."

Sekarang mereka telah membagi hasil penemuan mereka kepada Pemerintah Peru, National Geographic Society di Washington dan Queens University di Belfast. Dan mereka berencana untuk kembali lagi ke hutan itu untuk menemukan anakonda raksasa lainnya, kali ini dengan kru televisi.


(rumerz.com)

Notes  : Sebenarnya, saya memiliki kecurigaan terhadap foto diatas (bukan kisahnya). Mereka mengatakan membawa pulang 700 foto untuk meneliti bukti adanya anaconda raksasa, Namun foto diatas menunjukkan seekor anaconda yang difoto dari sebuah perahu (ujung perahu terlihat di foto). Jika sudah jelas terfoto, untuk apa 700 foto dibawa pulang lagi untuk diteliti. Menurut saya, makhluk di foto tersebut benar ular anaconda, tapi bukan ular yang disebut dalam kisah mereka (yang memiliki panjang 40 meter). Namun selama saya belum mendapatkan informasi bahwa foto itu adalah palsu, maka untuk sementara foto dan kisah diatas adalah versi resminya. 

iklan banner iklan banner iklan banner iklan banner
 
Editing Template By: JokoRowo TlogoRejo Original template By: Creating Website
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. GUBHUG REYOTT™- All Rights Reserved