VIDEO: Insiden Kontroversial di Laga Persipura vs Persiba

Thursday, February 20, 2014

GUBHUG REYOTT™ | JokoRowoTlogoRejo -JAKARTA - Kompetisi sepakbola Indonesia kembali tercoreng dengan sikap tidak fair dari para pelakunya. Mulai dari sikap tidak tegas wasit, hingga kekerasan yang dilakukan oknum pemain masih terus saja terjadi.

Preseden buruk ini terjadi pada laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang mempertemukan tuan rumah Persipura Jayapura kontra Persiba Balikpapan di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis 20 Februari petang WIT.

Dalam laga yang disiarkan secara langsung oleh RCTI  itu, banyak keputusan aneh yang dikeluarkan wasit Ahmad Suparman. Dia tidak tegas dalam mengambil keputusan, dan terkesan takut akan intimidasi pemain tuan rumah.

Insiden pertama yang terjadi pada menit ke-44, ketika Persiba melakukan serangan balik. Aksi Bio Paulin yang menjatuhkan Fernando Soler saat kalah sprint, sempat memancing kericuhan kecil

Anehnya, setelah berkonsultasi dengan wasit keempat, Ahmad Suparman yang sebelumnya sempat mengganjar Bio Paulin dengan kartu kuning, justru menganulir keputusannya itu karena menganggap Soler sudah terjebak offside. Padahal, dalam tayangan ulang, Soler dalam posisi on side saat rekannya mengirim umpan terobosan.

Kejadian janggal kembali terjadi pada menit ke-70. Dalam situasi sepak pojok untuk Persiba, bek Persipura Andri Ibo melakukan tindakan tidak terpuji dengan menendang pemain Persiba, Aris Alfiansyah. Lagi, Suparman yang berada cukup dekat dengan tempat terjadinya insiden, lalai melihat kejadian itu.

Tak berhenti sampai di situ, Suparman kembali tidak bisa bersikap tegas ketika aksi kekerasan kembali dilakukan pemain Persipura. Kali ini oleh Dominggus Fakdawer yang memukul Fernando Soler pada menit ke-86.

Kejadian bermula ketika keduanya terjatuh usai berduel merebut bola. Fakdawer yang jatuh ditimpa Soler lantas dengan sengaja memukul wajah pemain asal Argentina tersebut. Dalam gerak tubuhnya, dia mengaku diinjak dengan sengaja oleh Soler, namun dalam tayangan ulang, terlihat Soler terjatuh karena hilang keseimbangan, dan tidak menginjak tubuh Fakdawer.

Jika berkaca pada kompetisi sepakbola di belahan bumi mana pun, jelas insiden di atas harus diganjar kartu merah.Contoh, saat Cristiano Ronaldo diusir keluar lapangan hanya karena mendorong pemain Athletic Bilbao, beberapa waktu. Namun, Suparman justru hanya memberikan kartu kuning pada Fakdawer!

Puncak ketidaktegasan Suparman dalam memimpin laga ini, terjadi pada masa injury time di mana dia memberikan hadiah penalti kepada Persipura. Dia menunjuk titik putih karena menilai pemain Persiba, Arifki Eka Putra melakukan handsball. Namun, kembali, dalam tayangan ulang, bola terlihat hanya mengenai pinggul Arifki.

Keputusan ini sontak membuat para pemain Persiba berang dan melancarkan protes, meski mereka pada akhirnya tetap menerima keputusan yang membuat mereka kalah 0-1.

Usai pertandingan, skuad besutan Jaya Hartono ini kembali melancarkan protes karena merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit. Bahkan, Fernando Soler tertangkap kamera tengah beradu argumen dengan ofisial Persipura sambil menunjukkan wajahnya yang terlihat lebam di bagian pipi sebelah kiri, bekas pukulan Fakdawer.

Klik di sini untuk melihat sejumlah keputusan kontroversi dan kekerasan yang terjadi di pertandingan tersebut.

Sejumlah insiden yang terjadi pada pertandingan ini jelas menjadi preseden buruk yang tidak boleh dibiarkan oleh PSSI dalam hal ini Komisi Disiplin. Tindakan tegas dan hukuman dengan tujuan memberikan efek jera harus diberikan demi memajukan persepakbolaan Indonesia ke depannya.
Sumber:okezone.com

Fakta Saat Barca Bungkam City di Etihad


GUBHUG REYOTT™ | JokoRowoTlogoRejo -Laga antara Manchester City dengan Barcelona di Etihad Stadium, dini hari tadi merupakan pertama kalinya kedua klub bertemu di ajang resmi. Namun, dari pertandingan tersebut, ada beberapa rekor yang tercipta dari laga yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Raksasa Catalan tersebut.

Berikut beberapa fakta yang tercipta dari hasi pertandingan dini hari tadi:
-Di pertandingan tersebut, merupakan pertama kalinya Manchester City gagal mencetak gol di kandang sendiri pada turnamen Liga Champions. Padahal pada laga itu, anak-anak asuhan Manuel Pellegrini memiliki empat kesempatan yang mengarah ke gawang dari Sembilan tembakan, namun tak satu pun dari peluang tersebut yang bisa menaklukkan Victor Valdes.

- Satu gol melalui titik penalti di menit ke-53, menambah koleksi gol yang dimiliki Lionel Messi menjadi 66 gol dalam 83 laga di Liga Champions. Dia semakin dekat dengan pemegang rekor gol terbanyak di kancah tertinggi Eropa, yaitu Raul Gonzales Blanco yang telah mencetak 71 gol.

- Barcelona mengakhiri rekor bagus yang dimiliki City, dengan menjadi tim Spanyol pertama yang berhasil mengalahkan The Citizens, setelah Sebelumnya dari empat laga, City dua kali menang dan dua kali seri.

- Sebaliknya, ini menjadi kemenangan pertama Barcelona dari lima lawatan mereka ke Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Terakhir, mereka harus menelan kekalahan 0-1 dari Chelsea pada semifinal Liga Champions musim 2011/2012.

- Gol dari Lionel Messi dan Daniel Alves telah membuat City menerima kekalahan kandang kedua mereka dalam 24 pertandingan di kancah Eropa.

Tak Mustahil Milan Taklukkan Vicente Calderon


GUBHUG REYOTT™ | JokoRowoTlogoRejo – MILAN – Bintang lapangan tengah AC Milan, Ricardo Kaka tetap optimis terkait peluang timnya melangkah ke fase perempat final Liga Champions musim ini. Meskipun Rossoneri baru saja ditaklukkan Atletico Madrid, 0-1 pada leg pertama babak 16 besar, Kamis dini hari tadi.

Pasukan Clarence Seedorf sejatinya berhasil menciptakan sejumlah peluang. Sayangnya, berbagai peluang tersebut gagal dikonversikan menjadi gol, hingga akhirnya striker Atletico, Diego Costa mencetak gol semata wayang pada menit ke-83.

Kaka yang sempat bermain untuk Real Madrid mengakui bahwa langkah timnya tidaklah mudah. Namun, hasil sempurna di Vicente Calderon pada leg kedua, Maret mendatang bukan pula hal yang mustashil diraih timnya.

“Tentu saja kami ditinggalkan dengan rasa pahit di mulut, karena kami memberikan kinerja yang sangat baik dengan semangat yang tepat. Sayangnya, kami tidak berhasil mencetak gol,” kata Kaka, seperti dilansir Goal, Kamis (20/2/2014).

“Kami menciptakan banyak peluang, jadi kami kecewa dengan hasil akhir. Pertandingan masih aman di Madrid. Menurut saya, kualifikasi masih terbuka, sekali pun saya akui bahwa itu akan sangat sulit,” sambungnya.

“Kami harus menang di Madrid, melawan tim besar seperti Atletico. Menyaksikan penampilan kami tadi, saya pikir kami memiliki kesempatan yang baik untuk melakukannya (mengalahkan Atletico),” tutup pemain asal Brasil itu.

Milan butuh kemenangan dengan mencetak lebih dari satu gol apabila ingin melaju ke perempatfinal. Sedangkan Los Colchoneros hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak delapan besar pertamanya sejak 1997.
sumber:okezone.com

iklan banner iklan banner iklan banner iklan banner
 
Editing Template By: JokoRowo TlogoRejo Original template By: Creating Website
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. GUBHUG REYOTT™- All Rights Reserved